Le langage des jeunes

Disponible uniquement sur Etudier
  • Pages : 12 (2936 mots )
  • Téléchargement(s) : 0
  • Publié le : 18 juin 2010
Lire le document complet
Aperçu du document
Nafas Multikultural dalam Tempat-Tempat Ibadah di Pasar Baru

Pasar Baru atau dalam ejaan lama yang terpampang di gerbang masuk kawasan pertokokan dieja dengan Passer Baroe adalah salah satu pusat belanja tertua di Jakarta. Kawasan ini pada awalnya adalah Pecinan dan pada tahun 1820 Belanda menjadikan kawasan ini sebagai pusat pertokoan yang menjual barang-barang dengan kualitas Eropa.Para pedagang etnis Cina pada awalnya menguasai kawasan pertokoan baru ini dan sisa-sisa arsitektur Cina masih dapat dilihat di beberapa bentuk atap serta arsitektur dalam sebuah toko yang saat ini bernama Toko Kompak.
Dalam perkembangan selanjutnya Pasar Baru telah menjadi pusat perdagangan kain yang identik dengan diaspora India, khususnya di Jakarta. Toko-toko milik etnis Cina tetapbertahan meskipun banyak yang telah beralih fungsi. Salah satu yang mampu bertahan hingga generasi ketiga adalah restoran Tropik, yang merupakan milik mantan pengusaha legendaris Tio Tek Hiong. [1] Selain menjadi pusat perdagangan, Pasar Baru juga merupakan pusat ekspresi keagamaan jika ditilik dari banyaknya jumlah tempat ibadah di dalam dan di sekitar Pasar Baru. Semua tempat-tempat ibadah iniberskala kecil dan dapat dikatakan sebagai sarana aktualisasi kebebasan berekspresi sebagai minoritas dalam haluan lima agama besar yang diakui Indonesia.
Melalui participant observation tercatat ada tiga kuil India, tujuh buah gereja, sebuah klenteng, dua buah masjid umum dan sebuah masjid bagi umat Cina yang menganut Agama Islam. Selain itu Gandhi’s School, Tk-SD-SMP-SMA Karunia yang bersatudengan Gereja Karunia dan juga TK-SD-SMP-SMA Kanaan bersatu dengan Gereja Yesus Sejati berlokasi di seputaran kawasan perdagangan Pasar Baru. Tiga sekolah yang didirikan berdasarkan etnis atau agama ini hanyalah yang terletak di luar kawasan perdagangan di balik sungai Ciliwung dan belum melihat keberadaan sekolah di “seberang” sungai seperti Santa Ursula yang juga dapat ditempuh dengan berjalankaki. Pasar Baru menjadi sebuah kawasan yang sama sekali lain dari yang dikenal orang sebagai pusat perbelanjaan, reproduction of space terjadi seiring dengan kebutuhan masyarakat sekitar, yang merupakan kaum minoritas, khususnya dalam bidang keagamaan dan dalam mempertahankan cultural roots mereka.
Multikulturalisme dalam Ruang Publik di Pasar Baru
Space bukan hanya tempat dalam artian letakgeografis, namun dapat diproduksi oleh masyarakat yang ada. Space dalam kerangka ruang publik sangat penting untuk membangun kebersamaan komunitas, karena memberi tempat bagi sesama warga untuk berinteraksi dan merajut monem-momen yang dapat diingat bersama. (Kusno : 2006) Keberadaan bermacam-macam tempat ibadah di pasar baru menciptakan ruang bagi interaksi komunitas pemeluk agama tertentu. SIKHTemple menjadi pusat beribadah keturunan India Punjab, Sai Baba study Group menjadi pusat ibadah orang-orang India dan Bali, Gepekris menjadi tempat ibadah keturunan Bangka Belitung yang terlihat seperti orang Cina, GPP Kanaan menjadi tempat ibadah pemeluk aliran Pantekosta beretnis cina, jawa serta Ambon. Gereja Ayam banyak dikunjungi orang Ambon, Klenteng Hok Tek Bio menjadi tempat peribadatanetnis Tionghoa dan tak jauh dari pasar Baru, Masjid Laotze menjadi pusat ibadah para pemeluk agama Islam beretnis Tionghoa.
Penelusuran lebih lanjut dengan metode participant observation dan in depth interview dengan pengurus tempat ibadah atau umat mengenai Pasar Baru menunjukan sebuah jawaban yang nyaris sama mengenai interaksi antar pemeluk agama yang beribadah di Pasar Baru. Ibu Pushpindra,salah seorang penganut agama SIKH mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak merasa terganggu dengan banyaknya tempat ibadah di Pasar Baru, menurutnya masing-masing umat selalu saling menghormati dan merupakan kewajaran bagi umat beragama untuk memberi ruang bagi yang lainnya. Sementara itu seorang Ibu Jimmy mengatakan bahwa orang India sendiri tidak semua beragama SIKH dan mereka bisa pergi ke...
tracking img